Jurus-jurus Menyembuhkan Gagal Render Atau Gagal Export Di Premiere

Gagal render atau gagal export pasti pernah, bahkan sering dialami oleh semua editor. Penyebabnya macam-macam. Kadang ada di source-nya, kadang di efeknya, kadang juga di Premiere-nya sendiri. Malah sering juga tidak diketahui sebabnya┬á­čśé.

Berikut ini jurus-jurus yang bisa kamu terapkan untuk menyembuhkannya.

(kamu harus coba satu-satu)

1. Buang Efek

Gagal render atau export sering disebabkan oleh efek yang kamu pasang. Biasanya efek ini berupa efek plugin yang kamu install dari luar (bukan efek default Premiere).

Coba kamu lihat di di mana timecode errornya (biasanya di pesan errornya dicantumkan). Kalau di posisi itu memang kamu memasang efek yang ‘aneh-aneh’, coba kamu buang efek itu atau ganti efek lain, lalu render dan export. Kalau berhasil, sebaiknya kamu tidak memakai efek itu lagi.

Kegagalan ini bisa disebabkan karena spek yang kamu punya tidak memenuhi syarat berjalannya efek itu, atau efeknya terlalu banyak, atau karena instalasinya bermasalah (biasanya bajakannya kurang bagus :p).

2. Convert

Gagal render atau export juga seringkali disebabkan karena source-nya bermasalah. Biasanya karena faktor codec.

Kalau kamu mempunyai source yang aneh, misalnya didapat dari kamera tertentu, coba convert file tersebut menggunakan software converter (bisa menggunakan Adobe Media Encoder atau yang lain yang bisa membaca codec tersebut) dan ubah codec dan tipe filenya ke format yang lebih umum. Coba convert ke mp4 dengan codec H.264.

Sebagai informasi.. Pada beberapa kasus, Premiere tidak terlalu support dengan format QuickTime (.*mov) hingga sering menimbulkan masalah. Sebaiknya kamu hindari semua file mov, atau convert ke format lain.

3. Ganti gambar

Kalau kamu mencurigai memang ada yang salah dengan source-nya, dan cara ke 2 (convert) tetap gagal, sebaiknya ganti gambar! Bisa jadi source itu corrupt. Source corrupt, hampir tidak mungkin diperbaiki. Mau tidak mau kamu harus ganti gambar, atau kopi kembali dari sumber aslinya.

3. Buat project baru

Cara ini pada beberapa kasus bisa jadi solusi ketika kamu tidak melihat ada yang salah  dengan semua editan kamu.

Mungkin project kamu lah yang justru bermasalah.

Buat project baru, buat sequence baru di situ, lalu kopi paste isi sequence bermasalah tadi ke sequence barunya.

4. Reset Premiere

Tutup Premiere terlebih dahulu, lalu tekan Shift+Alt sambil membuka Premiere (untuk Mac tekan Shift+Option). Premiere akan terbuka seperti biasanya, namun settingan preference-nya akan kembali ke default seperti saat kamu baru menginstall.

Gagal render mungkin disebabkan karena Premiere-nya lelah! Cara ini bisa memulihkannya.

5. Render and Replace

Render and Replace sebenarnya hampir sama dengan meng-convert, tapi dilakukan di dalam sequence dan hanya potongan yang dipilih saja.

Ketika kamu sudah menemukan bahwa gagal exportnya berada di potongan tertentu, klik kanan potongan tersebut, lalu pilih Render and Replace.

Pilih format dan preset mana saja yang kamu suka (tidak terlalu masalah mana saja yang kamu pilih), lalu tekan Ok.

Kalau berhasil di-render and replace, biasanya export otomatis akan berhasil.

6. Matikan CUDA atau OpenCL

Ini buat kamu yang VGA nya support dengan GPU Acceleration seperti CUDA atau OpenCL.

Seharusnya CUDA dan OpenCL bisa mempercepat render, tapi kadang malah menimbulkan masalah.

Buka File > Project Setting > General, lalu ubah Renderer ke Mercury Playback Engine (Software Only).

7. Restart PC

Kalu semua cara sudah dilakukan, restart PC kamu (atau bisa jadi langkah pertama). Karena bisa jadi PC kamu lah yang kelelahan karena  memori, VGA, dan Prosesor dihajar terus-terusan. Karena itu proses render tidak berfungsi maksimal juga.

Dengan me-restart PC, semua hardware seperti rehat sejenak untuk memulihkan tenaga. Semoga setelah itu normal seperti biasa.

Leave a Reply